Monday, 29 September 2025

Review Jurnal 7

Buddy Review

Hari Senin siang ketika ada pengumuman Buddy di Grup saya langsung menghubungi mba Vera Fitriyanti buddy saya kali ini. Alhamdulillah mba Vera langsung merespon dan kami saling mengikuti di akun media sosial. Baik media sosial pribadi maupun tim mba Vera yaitu Ibu Motret Official.

Lihat Alasan Kuat Analisa Dampak Sosial, apakah sudah cukup untuk menggerakkan aksi?

Untuk dapat menilai hal ini, saya  memperkaya informasi seputar Mba Vera dan Tim. Jadi selain membaca jurnal 7 dari mba Vera, saya juga melihat akun media sosial dari Mba Vera maupun dari tim Ibu Motret Official hingga ke websitenya.

Saya juga melihat pengalaman Mba Vera yang sudah menekuni dunia fotografi sejak SMA. Hal ini tampak jelas di akun instagram mba Vera yang bertabur foto kece. Dari sana saya berkesimpulan bila analisa mba Vera sudah cukup untuk menggerakkan aksi menjadi  solusi

Apakah urutan Teory of Change-nya dapat diterima?

Theory of Change yang dibuat oleh mba Vera dapat dimengerti, namun masih dapat diperjelas lagi JIKA-MAKA nya.

Mari kita lihat. 

Kita mulai baca dari bawah.

Dengan INPUT materi fotografi, peralatan dan media sosial, MAKA tim Ibu Motret dapat MEMBUAT konten edukasi atau MELAKUKAN Sharing (ini activitiesnya)  

JIKA ibu motret membuat konten edukasi MAKA Ibu-ibu pehobi fotografi yang paham ilmu fotografi dan juga karyanya akan bertambah  (OUTPUT)

JIKA yang paham ilmu fotografi bertambah  MAKA  ada peningkatan ketrampilan fotografi dan  digital creative. Di sinilah menurut saya pengungkapan OUTCOME dan IMPACT nya masih kurang.

Lihatlah The Logic Model, lakukan cross check JIKA-MAKA

Setelah mempelajari Theory of Change yang dibuat oleh mba Vera dan tim, dilanjutkan dengan mengamati The Logic Model-nya, maka sependek pemahaman saya, di The Logic Model mba Vera  ini ada semacam titik yang belum selaras. Karena The Logic Model ini  seperti Theory of Change dalam versi detail.  

Selanjutnya untuk Manajemen Risiko, sudah bagus dapat dimengerti, demikian juga dengan Stop-Continue-START dapat diterima.

Problematika yang disampaikan di Stop-Continue-Start dapat dimengerti, terlebih tim Mba Vera baru terdiri dari dua orang, tentu untuk pembagian tugasnya menjadi PR tersendiri buat Tim Ibu Motret.

Demikian review yang dapat saya sampaikan. Terima kasih dan mohon maaf bila tidak berkenan

Saturday, 20 September 2025

Jurnal 7 - Apresi-AKSI



Apresi-Aksi ini mengukur dampak sosial aksi terhadap lingkungan dan manusia, baik lingkungan langsung para penerima manfaat maupun tidak langsung (keluarganya).
Di sini juga kita membuat sistem monitor dan evaluasi.
Setelah kita mengukur dampak sosial / social impact ini kita akan tahu seberapa besar gerakan kita ini memberikan dampak. “Besar” di sini bukan berarti seberapa keren atau seberapa terkenal figur di dalam tim, namun seberapa besar impact atau dampak. Semakin banyak yang merasakan manfaat dari gerakan tim ini.

Pentingnya analisa dampak sosial adalah :

  • Agar TIM mengetahui dampak langsung dan tidak langsung dari AKSI ini
  • Agar TIM mengetahui sudut pandang penerima manfaat
  • Agar ada ruang perbaikan untuk TIM / room of improvement
  • Agar dapat menentukan langkah untuk keberlanjutan


Theory of Change

INPUT
Jika TIM Jelita Plus memiliki akun media sosial IG, web, whats app, dsb
(input) maka TIM dapat melakukan kampanye dan edukasi ( activities)
ACTIVITIES
Jika TIM Jelita Plus melakukan kampanye dan edukasi ( activities) maka
akan bertambah perempuan usia 45 ke atas sadar akan kondisinya yang sudah
berubah dan mulai melakukan gaya hidup sehat (output)
OUTPUT
Jika perempuan usia 45 ke atas yang sadar akan kondisinya yang sudah
berubah dan mulai melakukan gaya hidup sehat (output), maka mereka akan
menjalani masa Jelita (jelang limapuluh tahun) dengan sehat, semangat dan
bahagia (outcome)
OUTCOME
Jika banyak perempuan usia 45 th ke atas yang menjalani masa Jelita (jelang
limapuluh tahun) dengan sehat, semangat dan bahagia (outcome), maka TIM
Jelita Plus ikut berkontribusi dalam terwujudnya Kehidupan Sehat dan
Sejahtera (impact)

Manejemen Risiko

ACCEPT - menerima kemungkinan risiko yang terjadi  >>> resiko rendah
MITIGATE - mengurangi kemungkinan risiko / dampak >>> risiko sedang
TRANSFER - mengalihkan tanggung jawab risiko kepada pihak ketiga >>> risiko tinggi
AVOID - saatnya kita menghilangkan penyebab risiko agar tidak terjadi >>> risiko tinggi

SCS - Stop, Continous, Start

STOP

  • malas posting, malas rapat, dan malas-malas lain
  • menunda mengerjakan tugas
  • tidak saling mengingatkan

CONTINOUS

  • melakukan kebiasaan baik di daftar ceklist
  • saling mengingatkan untuk melakukan daftar ceklist
  • saling mengingatkan tugas dan jadwal pertemuan
  • saling menyemangati dan menjaga strong why

START

  • membuat edisi chunky daftar ceklis berupa check in harian di WAG
  • penerima manfaat
  • mengajak lebih banyak lagi penerima manfaat lewat story WA
  • sharing session dari anggota tim untuk penerima manfaat


Aliran Rasa

Memulai sebuah gerakan ibarat ‘babat alas’ atau membersihkan hutan, tentu saja perjuangannya tidak mudah. Seorang pionir, awalnya berjalan sendiri, mengajak orang lain, bisa jadi kembali sendiri di ujung jalan. Saling menyemangati dan mengingatkan kembali saat-saat memutuskan untuk bergabung dan memulai, semoga menjadi spirit / ‘nyala’ yang menjadi bahan bakar perjalanan.

Terkadang ingin berhenti dan menyerah, saat kenyataan belum sesuai harapan. Namun mengingat kembali bahwa kelas ini adalah laboratorium belajar,berproses, sebelum benar-benar terjun di dunia nyata. Kalau mengaku agen perubahan, maka kita dulu yang berubah. Kalau kita menyerah maka kita tidak akan pernah berubah, alias kalah. Semangat ya diri dan timku..