Saturday, 31 May 2025

Badge dan Bintang Understanding Your Problem

 Ini juga postingan terjadwal ya..

Kita masuk ke jurnal ketiga, Understanding Your Problem. Berikut lencana/badge nya.



Dan tentu saja kita juga mendapat bintang..


Terima kasih Prof Haru, terima kasih diriku..

Monday, 19 May 2025

Buddy Review Jurnal 3 - Understanding Your Problem

Untuk review jurnal kali ini saya mendapatkan buddy dari regional Balikpapan, yaitu mba Crispina Gili Sunardewita atau lebih suka dipanggil dengan nama Mbak Ina (Inayah).

Beliau adalah seorang Ibu berusia 56 tahun yang dikaruniai dengan 6 putra/putri. Tiga anak merantau dalam rangka melanjutkan pendidikan, dan 3 anak masih melanjutkan pendidikan di Balikpapan.

Keseharian beliau adalah mengurus keluarga dan mengajar taklim.

Problem statement atau masalah yang menjadi satu kegelisahan buat Mba Ina yaitu  beliau kurang suka berbicara panjang lebar, maupun berdiskusi dengan keluarga. Sehingga Mba Ina mengangkat masalah komunikasi keluarga dalam problem statementnya.

Membuka jurnal mba Ina, mata langsung dimanjakan oleh warna warni lembut, itu yang pertama kali menarik perhatian saya. Luar biasa tim konten yang telah menyusun jurnal dengan apik dan menarik. 

Selain itu mba Ina juga menyertakan berbagai sumber yang mengayakan diskusi starbursting sehingga dalam pembahasan 5W1H semakin menggali masalah lebih dalam lagi.

Namun ada satu catatan saya, ketika pembahasan WHY, Tim mba Ina belum membahas WHY lebih detail. yang diminta minimal 3 pertanyaan, terus kemudian pertanyaan tersebut dikejar lagi hingga beranak pinak. Dengan harapan permasalahan akan semakin mengerucut.

Ketika dalam sebuah tim masing-masing anggotanya sudah mencair, merasa nyaman untuk berpendapat, tidak khawatir di-judge, maka metode starbursting ini menurut saya cukup efektif untuk mendalami masalah.

Kenapa? Karena semua anggota dapat mengemukakan pertanyaan-pertanyaan hatta yang paling receh sekalipun. Selain itu anggota juga dapat memberikan jawaban atas permasalahan/pertanyaan yang dilontarkan. Atau bersama-sama mencari jawaban dari sumber-sumber yang kompeten dan terpercaya.

Yang saya alami, proses menjadikan problem statement individu menjadi problem statement tim adalah semacam PR bagi leader, bagaimana dia menyampaikan hal tersebut kepada tim sehingga anggota tim merasa ‘oh iya’ memiliki problem yang sama/memiliki ketertarikan yang sama atas problem tersebut.

Dalam Jurnal mba Ina, yang melibatkan dua dari 6 putra putri beliau dalam tim, tentunya ini  perlu proses tersendiri dalam penyampaian problem statement individu menjadi problem statement tim.  Semoga dimudahkan ke depannya ya Mbak. Semangat.

Saturday, 17 May 2025

Understanding Your Problem

Pada materi Understanding Your Problem ini seluruh peserta sudah diwajibkan untuk memiliki tim. Mereka yang belum memiliki tim dibantu oleh Institut untuk menangani ketentuan ini.
Syukurlah tim saya sudah terbentuk dari awal. Meskipun pada tahap ini ada pergeseran anggota karena salah satu anggota tim harus menjalani ujian skripsi di bulan Mei ini.
Penggantinya memang tidak akan menggantikan posisi anggota yang keluar, namun Kak Dinna ini memiliki latar belakang psikologi, jadi menurut kami ini sangat bermanfaat di dalam gerakan Jelita ini di masa mendatang.

Karena Kak Dinna bergabung belakangan, maka saya sebagai leader menyampaikan kembali problem statement. Kemudian baru kami diskusi tentang starbusrting.
Hasil diskusi kami dapat dituangkan dalam gambar sebagai berikut.




WHAT

● What: hal apa saja yang membuatku gelisah

● What: hal apa saja yang menjadi masalah buatku

● What: apakah aku masih cukup cantik/menarik?

● WHat: apa BB aku masih ideal?

● What : apa- aku punya penyakit, badan sering sakit?

● What: apa yang bikin aku gemuk?

● What : apa jalan terbaik untuk mengatasi problemku?


WHEN

● When:kapan aku merasakan kesepian?

● When : kapan aku merasa kegelisahan?

● When : kapan aku bisa lepas dari perasaan - 

● When :kapan aku bisa berdamai dengan ini?

● When : kapan aku bisa mendapat informasi tentang keadaanku ini?

WHERE

● - Where: Di mana aku bisa mendapatkan informasi tentang kondisi ku?

● - Where: di mana aku bisa konsultasi dengan aman tanpa khawatir ceritaku menyebar?

● Where: Di mana biasanya rasa kesendirian muncul

● Where: Di mana biasanya aku merasa insecure dengan fisikku?

● Where: Di mana aku bisa mendapatkan informasi tentang kondisi ku?

● Where: di mana aku bisa konsultasi dengan aman tanpa khawatir ceritaku menyebar?


WHO

● Who: siapa yang merasakan gelisah seperti aku?

● Who: siapa yang merasa sudah tua/tidak muda lagi?

● Who siapa yang memengaruhi perasaan mood ini

● Who : siapa teman yang bisa diajak diskusi tentang ini?

● Who: siapa ahli yang dapat membantu mengatasi problemku?


WHY

● WHY- Why:mengapa aku gelisah? - karena ditinggal sendiri dan kesepian

● Why: mengapa dia kesepian? gak punya aktivitas produktif yang menyibukkannya

● Why: mengaapa dia tidak punya aktivitas? gak ada akses/informasi, kurang tingkat edukasi

● Why: mengapa tidak ada akses di hari gini? karena lebih memilih akses hiburan

● Why:mengapa aku mulai insecure? karena sudah merasakan perubahan fisiknya

● Why mengapa aku merasakan ada perubahan fisik? sekarang tambah gemuk, semua serba terasa seperti gejala tertentu padahal tidak sakit

● kenapa gemuk? kurang gerak, metabolisme turun

● why mengapa fisik berubah? kurang merawat jasmani

● mengapa aku kurang merawat jasmani? nggak ada waktu, nggak kepikiran

● Mengapa nggak ada waktu? sibuk dengan anak, merawat diri bukan prioritasku saat itu

HOW

● How:bagaimana supaya nggak kesepian?

● How:bagaimana agar aku tidak insecure?

● How:bagaimana agar aku tetap sehat dan cantik di usiaku ini?

● HOw:bagaimana cara mencari jalan keluar dari permasalahan ini?


Dari deretan pertanyaan atas permasalahan yang sudah ada, kami diminta mencari

referensi problem sesuai passion kami.

1. Permasalahan yagn dialami oleh mereka yang berusia 40-50 tahun ternyata

namanya midlife crisis.

https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-midlife-crisis

2. wikipedia https://id.wikipedia.org/wiki/Krisis_paruh_baya

3. Akun instagram @jadiayu


Adapun untuk SGD’s untuk gerakan yang dipelopori grup ini adalah Kehidupan Sehat dan

Sejahtera (Nomor 3)