![]() |
Dari sini semua berawal
Mulai Maret lalu perjalanan di jenjang perkuliahan Bunda Saliha Institut Ibu Profesional ini dimulai. Seorang calon ibu pembaharu, serorang agen perubahan, karena every mother a change maker. Dan komunitas inilah yang akan menjadi kawah condrodimuko lahirnya seorang ibu pembaharu. Di sinilah tempat para ibu menempa diri sebagai seorang agen perubahan.
Dari manakah dimulai peran itu ? Yaitu dari proses menemukan permasalahan baik di diri maupun di sekitar, kemudian merekam permasalahan itu tak peduli sekecil apapun karena itu merupakan bentuk empati, dan akhirnya dari empati itu, ada satu aksi yang dapat memberikan solusi.
Setelah itu akupun mulai berkampanye untuk menemukan tim.

Mei, Alhamdulillah untuk tahap awal telah terbentuk tim yang mencukupi untuk menjalankan gerakan ini. Sejujurnya aku tidak menutup diri untuk perekrutan anggota tim baru, tergantung gerakan ini akan membesar seperti apa. yang diharapkan adalah dapat berkembang dan memberi manfaat untuk diriku dan teman-teman yang memiliki problem sama denganku.
Pada tahap ini ada pergeseran anggota tim, karena salah satu anggota tim harus menjalani ujian skripsi di bulan tsb.
Penggantinya memang tidak akan menggantikan posisi anggota yang keluar, namun Kak Dinna ini memiliki latar belakang psikologi, jadi menurut kami ini sangat bermanfaat di dalam gerakan Jelita+ ini di masa mendatang.
Smart goals sudah ditentukan, sumber daya sudah dipetakan. Kami melakukan analisa SWOT, kemudian juga mengidentifikasi aksi mana yang akan dilakukan oleh siapa dari anggota tim. Media sosial dan blog juga turut diperhatikan. Kemudian aksipun dijalankan untuk mendapatkan prototype.
Aliran Rasa
Ada rasa kecewa, ada kalanya merasa gagal, tertinggal dan merasa tak berdaya, namun pesan Bu Septi selalu menggema, apa yang akan kita tinggalkan setelah kita tiada?

.jpg)




No comments:
Post a Comment